STIKes Respati Perkuat Peran Strategis dalam Forum Kabupaten Tasikmalaya Sehat, Targetkan Swasti Saba Wiwerda.

 

Humas - Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tasikmalaya Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Respati ditetapkan sebagai Penanggung Jawab (Pj) Tatanan Sehat dan Mandiri, sementara Wakil Ketua II STIKes Respati ditetapkan sebagai Pj Tatanan Perkantoran dan Perindustrian dalam struktur Forum Kabupaten Tasikmalaya Sehat (FKTS).

Penetapan ini menegaskan kepercayaan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kepada STIKes Respati sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan FKTS yang dilaksanakan hari ini berfokus pada penyusunan program kerja masing-masing penanggung jawab tatanan sebagai langkah awal penguatan indikator Kabupaten/Kota Sehat. Forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan, strategi, dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan perilaku hidup sehat masyarakat.



Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Forum Kabupaten Tasikmalaya Sehat, Ibu Bupati Tasikmalaya. Dalam arahannya, beliau mendorong seluruh tim untuk meningkatkan capaian Kabupaten Tasikmalaya pada Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba), dengan target meraih kategori Wiwerda.

Ibu Bupati menegaskan bahwa capaian Swasti Saba Wiwerda merupakan simbol keberhasilan sinergi lintas sektor dan bukti nyata meningkatnya kualitas tata kelola pembangunan kesehatan daerah. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diminta bekerja lebih terarah, inovatif, dan konsisten.

Ketua STIKes Respati menyampaikan komitmen institusi dalam mendukung FKTS melalui penguatan peran akademisi, riset terapan, dan pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan berbasis data, pemberdayaan masyarakat, serta integrasi program lintas sektor menjadi fondasi utama dalam perencanaan program kerja Tatanan Sehat dan Mandiri.



Sementara itu, Wakil Ketua II STIKes Respati menegaskan pentingnya penciptaan lingkungan perkantoran dan kawasan perindustrian yang sehat, aman, dan produktif sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan kesehatan Kabupaten Tasikmalaya.

Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat, FKTS optimistis Kabupaten Tasikmalaya mampu melangkah lebih jauh menuju pengakuan nasional melalui Swasti Saba kategori Wiwerda. (Fy)