Humas STIKes Respati (13/03) — Langkah menuju profesionalisme tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga ditempa langsung di lapangan. Semangat tersebut tampak dalam kegiatan bimbingan dan pra klinik stase Asuhan Kebidanan pada Persalinan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Profesi Bidan STIKes Respati di Puskesmas Sukarame.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran klinik, di mana mahasiswa tidak hanya mempelajari teori kebidanan, tetapi juga mempersiapkan diri secara komprehensif untuk menghadapi praktik pelayanan persalinan yang sesungguhnya.
Dalam suasana pembelajaran yang interaktif dan penuh semangat, mahasiswa dibimbing untuk memahami standar pelayanan kebidanan, keselamatan ibu dan bayi, serta keterampilan klinis yang menjadi fondasi utama profesi bidan.
Bimbingan pra klinik ini dipandu oleh para pembimbing yang berpengalaman, yaitu Bdn. Tupriliany Danefid, SST., M.Kes dan Bdn. Irfa Nurfauziah, STr.Keb., M.K.M, yang memberikan arahan, penguatan konsep, serta simulasi praktik kepada mahasiswa sebelum mereka terjun langsung dalam pelayanan kebidanan di fasilitas kesehatan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk tidak hanya memahami prosedur klinis, tetapi juga menumbuhkan sensitivitas profesional dalam memberikan pelayanan kepada ibu bersalin. Diskusi, studi kasus, serta pembahasan skenario klinik menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mental dan kompetensi mahasiswa.
Program Studi Profesi Bidan STIKes Respati memandang kegiatan pra klinik sebagai tahapan strategis dalam membentuk tenaga bidan yang kompeten, beretika, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Pengalaman belajar yang diperoleh mahasiswa diharapkan mampu memperkuat keterampilan klinis sekaligus menanamkan nilai empati dan tanggung jawab dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Lebih dari sekadar kegiatan akademik, bimbingan pra klinik ini menjadi momentum penting dalam perjalanan mahasiswa menuju profesionalisme. Di sinilah calon-calon bidan belajar bahwa setiap tindakan medis memiliki makna yang besar: menyelamatkan kehidupan, menghadirkan harapan baru, dan menjadi bagian dari momen paling sakral dalam kehidupan manusia—kelahiran.
Dengan dukungan pembimbing yang kompeten dan fasilitas praktik yang memadai, STIKes Respati terus berkomitmen mencetak bidan-bidan profesional yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki kepedulian dan dedikasi tinggi terhadap kesehatan ibu dan generasi masa depan. (Fy).
