Program Studi Kebidanan DIII Gelar PKK III Sebagai Fondasi Bidan Profesional yang Siap Kerja

Berita Kebidanan - PKK III Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Respati

Lebih dari Sekadar Praktik: Program Studi Kebidanan DIII Gelar PKK III Sebagai Fondasi Bidan Profesional yang Siap Kerja

Humas – Respati (30/04)

Program Studi DIII Kebidanan sukses melaksanakan kegiatan Praktik Klinik Kebidanan III (PKK III) yang berlangsung selama 9 minggu di RSUD dr. Soekardjo. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi klinis dan profesionalisme mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja.

Kegiatan Praktik Klinik Mahasiswa

Sebanyak 15 mahasiswa terlibat aktif dalam praktik klinik tersebut, mendapatkan kesempatan belajar langsung di lingkungan pelayanan kesehatan dengan pendampingan intensif dari para pembimbing klinik. Selama pelaksanaan, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan teknis kebidanan, tetapi juga memperkuat kemampuan komunikasi, empati, serta tanggung jawab profesional dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Interaksi di RSUD dr. Soekardjo

Ketua Program Studi DIII Kebidanan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada pihak rumah sakit. Ia menegaskan bahwa dukungan dan bimbingan dari tenaga kesehatan di RSUD dr. Soekardjo memiliki peran strategis dalam mencetak calon bidan yang kompeten dan berintegritas.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada RSUD dr. Soekardjo atas kesempatan, bimbingan, dan pengalaman berharga yang telah diberikan kepada mahasiswa kami. Peran para pembimbing klinik sangat berarti dalam membentuk keterampilan, sikap profesional, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja,” ujar Hapi Apriasih, S.ST., M.Kes sebagai Ka. Prodi DIII Kebidanan.
Sinergi Akademik DIII Kebidanan

Ia juga memberikan penghargaan kepada para mahasiswa atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat belajar selama menjalani praktik klinik. Menurutnya, PKK III merupakan tahapan krusial dalam proses pendidikan kebidanan yang menuntut kesiapan holistik, baik dari aspek keilmuan maupun sikap profesional.

Sementara itu, perwakilan dari RSUD dr. Soekardjo turut menyampaikan apresiasi atas kinerja mahasiswa selama praktik berlangsung. Dalam sambutannya, pihak rumah sakit menilai mahasiswa menunjukkan sikap adaptif, semangat belajar tinggi, serta mampu bekerja sama dengan tim pelayanan kesehatan.

Penutupan Kegiatan PKK III
“Kami mengapresiasi dedikasi dan etika profesional yang ditunjukkan oleh para mahasiswa. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pelayanan dengan tetap mengedepankan keselamatan pasien dan standar mutu yang berlaku. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan semakin ditingkatkan,” ungkap perwakilan RSUD dr. Soekardjo.

Lebih lanjut, pihak program studi juga menyampaikan keterbukaan terhadap evaluasi dan masukan dari rumah sakit sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan. Sinergi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dinilai menjadi kunci dalam mencetak tenaga bidan yang unggul dan siap menghadapi tantangan di lapangan.

Dengan berakhirnya kegiatan PKK III ini, diharapkan seluruh mahasiswa mampu menjadikan pengalaman praktik sebagai bekal berharga dalam menapaki karier profesional. Komitmen untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta menjaga nama baik almamater dan profesi menjadi pesan utama yang ditekankan dalam penutupan kegiatan.

Kolaborasi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan seperti ini diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan, guna menghadirkan lulusan kebidanan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga humanis dan berdaya saing tinggi di masa depan.

(fy)